loading...

Cara Menghilangkan Najis

Cara Menghilangkan Najis

1) Najis mughattazhah (berat)
Apabila sesuatu yang terkena najis mughallazhah, seperti jilatan atau kotoran anjing dan babi, cara mensucikannya adalah harus dengan menghilangkan benda najisnya terlebih dahulu lalu membasuhnya dengan air 7 kali basuhan dan satah satu basuhannya harus dicampur dengan tanah yang suci.
2) Najis mukhaffafah (ringan)
Apabila sesuatu yang terkena najis mukhaffafah, cara menyucikannya ada¬lah cuk-up memercikkan air pada tempat najis itu.

3) Najis mutawassithah (sedang)
Apabila sesuatu yang terkena Najis mutawassithah (sedang) dapat suci dengan cara membasuh sekali, asal sifat-sifat najisnya (warna, bau dan rasanya) itu hilang. Adapun dibasuh tiga kali basuhan atau siraman itu lebih baik. Jika najis hukmiyah cara menghilangkannya cukup dengan mengalirkan air saja pada najis tadi.

Najis Yang Dimaafkan (Ma’fu)

Najis yang dimaafkan
artinya tak usah dibasuh/dicuci.
Misalnya najis bangkai hewan yang tidak mengalir darahnya, darah atau nanah yang sedikit, debu dan air lorong-lorong yang memercik sedikit yang sakar menghindarkannya.

Adapun tikus atau cicak yang jatuh ke dalam minyak atau makanan yang beku, dan ia mati di dalamnya, maka minyak atau makanan yang terkena saja yang, wajib dibuang, sedangkan yang lain bo1eh dipakai kembali. Bila minyak atau makanan yang dihinggapinya itu cair, maka semua makanan atau minyak itu hukumnya najis, karena yang demikian itu tidak dapat dibedakan mana yang kena najis dan mana yang tidak.

Cara Menghilangkan Najis

Istinja
Segala-yang keluar dari qubul dan dubur seperti kencing dan berak, wajib disucikan dengan air hingga bersih.

DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Menghilangkan Najis"

Post a Comment

1. Apabila ada kesalahan tulis mohon di luruskan melalui kolom komentar dibawah ini. (Mohon langsung tuliskan kesalahannya, dan seharusnya tulisannya bagaimana. Misalnya: "ynag" SEHARUSNYA "yang")
2. Jangan lupa bagikan tulisan ini kepada saudara-saudara kita. SEMOGA MENJADI AMAL IBADAH BAGI YANG MEMBAGIKANNYA
3. Mohon Tidak Beriklan pada kolom komentar, dan menambahkan link aktif pada kolom komentar
4. MOHON DO'ANYA AGAR KAMI SELALU DIBERI KESEHATAN, KESELAMATAN, DAN JAUH DARI BALA SERTA DIMURAHKAN RIZKI