Reminder

loading...

Doa setelah sholat fardhu dan artinya

Doa setelah sholat fardhu dan artinya

Berikut ini adalah doa yang serng di baca imam ketika telah melaksanakan sholat fardhu. Doa di bawah ini dilengkapi dengan tulisan rummi dan artinya.
Semoga saja posting ini bermanfaat.

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 1
Doa setelah sholat fardhu dan artinya1

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 2
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 2

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 3
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 3

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 4
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 4

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 5
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 5

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 6
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 6

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 7
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 7

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 8

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 9
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 9

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 10
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 10

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 11

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 11
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 12

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 12
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 13

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 14
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 14

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 15

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 15
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 16

Doa setelah sholat fardhu dan artinya 16
Doa setelah sholat fardhu dan artinya 17
Mau Print Doa setelah sholat fardhu dan artinya ini?Silahkan

download Doa setelah sholat fardhu dan artinya

Bacaan dzikir sesudah sholat

Bacaan dzikir sesudah sholat
Berikut ini adalah Bacaan dzikir sesudah sholat / Doa Lengkap Sesudah Sholat yang sering di baca.



Lafal Niat Sholat Lima Waktu

Posting berikut adalah Lafal Niat Sholat Lima Waktu / tata cara dan bacaan niat sholat lima waktu lengkap
Lafal Niat Shalat Zhuhur / bacaan niat sholat dhuhur

Lafal Niat Shalat Zhuhur
bacaan niat sholat dzuhur

Syarat-syarat Wajib Sholat

Syarat-syarat Wajib Sholat
  1. Beragama Islam.
  2. Sudah baligh.
  3. Berakal.
  4. Suci dari haid dan nifas.

Pengertian Sholat

Pengertian Sholat
A. ARTI SHOLAT
Sholat ialah berhadap hati kepada Allah sebagai ibadah, dengan penuh kekhusyukan dan keikhlasan di dalam beberapa perkataan dan perbuatan, yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam serta menurut syarat-syarat yang telah ditentukan syara'.

Bacaan sholat lengkap dengan artinya

bacaan sholat lengkap dengan artinya. Sesuai dengan judul dan nama blog ini adalah Bacaan Sholat Lengkap, maka blog ini tersa belum lengkap jika belum ada posting tentang Bacaan Sholat Lengkap walaupun sebenarnya masih ada posting yang seharusnya lebih dulu di posting sebelum posting tentang Bacaan Sholat Lengkap.

Hukum Azan dan Iqamah

Hukum Azan Dan Iqamah
Azan dan iqamah hukumnya sunah mu'akkad bagi shalat fardhu, baik dikerjakan berjamaah maupun sendirian (munfarid). Disunahkan dengan suara yang keras kecuali dimasjid yang sudah dilakukan (sedang dilakukan) shalat sholat berjamaah. Dikerjakan dengan berdiri dan menghadap kiblat.

Sunat Sebelum Shalat

SUNAT SEBELUM SHALAT
Sebelum shalat kita disunahkan mengerjakan azan dan iqamah. Azan ialah kata-kata seruan yang tertentu untuk nieniberitahukan akan masuknya waktu shalat fardhu. Adapun iqamah ialah kata-kata sebagai tanda bahwa shalat akan dimulai.
Shalat-shalat sunah tidak disunahkan menggunakan azan dan iqamah. Adapun shalat sunah yang disunnahkan berjamaah, seperti tarawih, shalat `id dan sebagainya, cuktip dengan memakai seruan:

ASH-SHALAATU JAAMI`AH
Marilah kita bersama-sama mengerjakan shalat berjamaah.
Sunat Sebelum Shalat
Atau dengan seruan daIam shalat tarawih, misalnya mengucapkan:

Ash-shalaatut-taraawiihi rahimakumullaah
Kerjakanlah shalat tarawih semoga Allah melimpahkan rahmat kepada kamu sekalian."


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Bacaan doa Selamat dan Artinya

Bacaan doa Selamat bahasa arab dengan tulisan arab, bahasa arab dengan tulisan latin dan artinya

bacaan doa selamat dan artinya
Allaahumma innaa nas'aluka salaamatan fid¬diini wa `aafiyatan fil-jasadi wa ziyaadatan fil¬`ilmi wa barakatan fir-rizqi wa taubatan qab¬lal-mauti wa rahmatan `indal-mauti wa magh¬firatam ba'dal-maut. Allaahumma hawwin `alainaa fii sakaraatil-mauti wan-najaata mi¬nan-naari wal-`afwa `indal-hisaab. Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba`da idz hadaitanaa wa hablanaa mil ladunka rahmatan innaka antal¬wahhaab. Rabbanaa aatinaa fid-dun-yaa ha¬sanataw wa rd-aakhirati hasanataw wa qinaa `adzaaban-naar.
Artinya :
Ya Allah, sesungguhnya kami memohon ke¬pada-Mu akan keselamatan dalam agama, ke-sehatan dalam tubuh, bertambah dalam ilmu, ke¬berkahan dalam rezeki, taubat sebelum mati, rah¬mat ketika mati dan ampunan sesudah mati. Wa¬hai Allah, ringankanlah kami ketika sakaratul maut, selamat dari neraka, dan mendapat kemaaf¬an ketika perhitungan amal. Wahai Allah, jangan¬lah Engkau selewengkan hati kami setelah Engkau menunjukkan kami, berilah kami-rahmat dari sisi¬Mu, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi. Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Cara Tayamum dan bacaannya

a. Syarat-syarat tayamum


1. Menggunakan debu yang suci, yang betum digunakan untuk bersuci, dan tidak bercampur dengan sesuatu.
2. Mengusap wajah dan kedua tangan.
3. Terlebih dahulu menghilangkan najis
4. Telah masuk waktu sholat
5. Tayamum hanya untuk sekali sholat fardhu

b. Fardhu Tayamum

1. Niat (untuk diblehkan mengerjakan sholat)
Lafal niat tayamum :

Cara Tayamum

Nawaitut tayammuma listibaahatish shalaati fardhol lilahi ta’alaa.
Artinya :
Sengaja aku niat bertayamum untuk dapat mengerjakan sholat fardhu karena Allah Ta’ala

2. Memindahkan debu dari tempatnya ke wajah dan tangan.
cara tayamum yang benar
Gambar 1.
Mula-mula meletakkan dua belah telapak tangan di atas debu untuk diusapkan ke muka.
3. Mengusap muka dengan debu dengan sekali usapan
cara tayamum yang benar
cara tayamum yang benar 1
Gambar 2 dan 3
Meletakkan kedua belah telapak tangan di atas debu yang kedua untuk diusapkan kedua tangan.

4. Mengusap dua belah tangan hingga siku-siku dengan debu sekali usapan.
cara tayamum yang benar 2
Gambar 4
5. Tertib
Tertib yaitu berturut-turut diatara kedua usapan tersebut (wajah dahulu kemudian kedua tangan).

Keterangan:
Yang dimaksud mengusap bukan sebagaimana menggunakan air dalam berwudhlu, tetapi cukup meayapukan saja dan bukan mengoles-ales sehingga rata seperti menggunakan air.

c. Sunah Tayamum

1. Membaca basmalah (Bismillahirrahmanirrahiim)
2. Mendahulukan anggota yang kanan daripada yang kiri
3. Menipiskan debu
f. Batalnya Tayamum
1. Segala yang membatalkan wudhu.
2. Melihat air sebelum sholat, kecuali yang bertayamum karena sakit.
3. Murtad (keluar dari Islam).

d. Cara menggunakan tayamum

sekali bertayamum hanya dapat dipakai untuk satu sholat fardhu saja, meskipun belum batal. Adapun untuk dipakai sholat sunnah beberapa kali cukuplah dengan satu tayamum.
Bagi orang yang salah satu anggota wudhlu/tayamumnya terbebat (terbalut), maka cukup bebat itu saja diusap dengan air atau debu, kemudian mengerjakan sholat.


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Menyapu Dua Muzah

Menyapu Dua Muzah
Menyapu dua muzah (mashul khuffain) termasuk juga salah satu keringanan Islam. Ia dibolehkan bagi orang yang menetap di kampung dan bagi yang dalam perjalanan (musafir).
Orang yang sedang dalam perjalanan (musafir) yang kakinya me¬makai muzah, kalau hendak berwudhlu, maka ia boleh menyapu muzahnya itu dengan air, artinya tidak perlu melepas muzahnya.
"Menyapu Dua Muzah (mashul khuffain)"

Syarat-syarat menyapu dua muzah
Syarat-syarat menyapu dua muzah ada empat hal :
1) Bahwa muzah itu dipakai sesudah sempurna dicuci bersih.
2) Muzah itu menutup dua mata kaki yang wajib dibasuh, yaitu me¬nutupi tumit dan dua mata kaki.
3) Muzah itu dapat dibawa berjalan lama.
4) Dua muzah itu tidak terkena najis atau kotoran.
Menyapu dua muzah hanya baleh untuk berwudhu, tetapi tidak boleh untuk mandi, atau untuk menghilangkan najis. Menyapu dua muzah tidak boleh bila salah satu syarat tidak cukup. Misalnya salah satu dua muzah itu robek, atau salah salah satu kakinya tidak dapat menggunakan muzah karena luka.
Keringanan ini diberikan bagi musafr selama tiga hari tiga malam sedang yang bermukim ia boleh menyapu muzahnya hanya untuk sehari semalam.

Keterangan :
Muzah adalah semacam kaus kaki yang terbuat dari kulit. Banyak dipakai oleh bangsa-bangsa Arab dan tidak terdapat di Indonesia


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Tentang Tayamum

Tayamum
a) Arti Tayamum
Tayamum ialah mengusap muka dan kedua belah tangan de¬ngan debu yang suci. Pada suatu ketika tayamum itu dapat menggantikan wudhlu dan mandi dengan syarat-syarat tertentu.
b. Sebab-sebab tayamum
Penyebab diperbalehkannya tayamum adalah:
1. Karena tidak adanya air yang memenuhi syarat kesucian dan telah berusaha mencarinya, tetapi tidak mendapatkan.
2. Berhalangan menggunakan air.
Misalnya karena sakii yang apabila menggunakan air akan ber¬tambah sakitnya.
3. Adanya air diperlukan untuk yang lebih penting.

cara bertayamum


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Larangan bagi orang yang sedang junub

"Larangan bagi orang yang sedang junub"
Bagi mereka yang sedang berjunub, yakni mereka yang masih berhadats besar tidak boleh melakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Melaksanakan sholat.
2. Melakukan thawaf di Baitullah.
3. Memegang kitab suci Al-Qur'an.
4. Membawa / mengangkat kitab Al-Qur'an.
5. Membaca kitab suci Al-Qur’an.
6. Berdiam diri di masjid.
Larangan bagi orang yang sedang junub


"Larangan bagi yang sedang haidh"

Mereka yang sedang haidh selain dilarang melakukan larangan-larangan sebagaimana orang yang junub, juga dilarang:
1. Bersenang-senang dengan apa yang ada di antara pusat dan lutut.
2. $erpuasa, baik puasa fardhu maupun puasa sunah.
3. Dithalaq (dicerai).
4.. Lewat di dalam maasjid apabila dikhawatirkan akan mengotori¬nya, jika tidak maka diperbolehkan.


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

cara mandi wajib dan niat | fardhu mandi dan sunnah mandi

a. Fardhu Mandi
1) Niat
Bersamaan dengan mula-mula menyiram tubuh.
Lafal niat mandi :
Nawaitul-ghusla liraf’il-hadatsil akbari fardhol lillaahi ta’alaa.
Artinya :
Sengaja aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah Ta’ala

2) Menyiram seluruh badan dengan air, yakni meratakan air ke seluruh tubuh
3) Menghilangkan najis

cara mandi wajib
b. Sunah mandi
1 . Mendahulukan membasuh segala kotoran dan najis dari seiuruh badan.
2. Mendahulukan mengambil air wudhu, yakni sebelum mandi disunahkan berwudhu lebih dahulu.
3. Berdiri.
4. Menghadap kiblat; sewaktu mandi dan mendahulukan bagian kanan daripada kiri.
5. Membaca "Bismillahirrahmanirrahim" pada permulaan
6. Menggosok seluruh badan dengan teliti (lipatan-lipatan kulit) sampai tiga kali.
7. Membaca doa sebagaimana membaca doa sesudah berwudhlu.


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Bacaan Doa Sesudah Berwudhu

Doa Sesudah Berwudhu

Selesai berwudhu disunahkan membaca doa sambil: menghadap ke kiblat, dan mengangkat kedua belah tangannya.

Lafal doa sesudah berwudhu sebagai berikut:


Doa Sesudah Berwudhu
Asyhadu an laa ilaaha illallahu wahdahuu laa syariika lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh.Allahummaj’alnii minat-tauwwaabiin, waj’alnii minal-mutathahhiriin, waj’alnii min ‘ibaadikash-shaalihiin.
Artinya :
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhamad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku golongan orang yang bertobat, golongan orang yang suci dan jadikanlah aku golongan hamba-hamba-Mu yang sholeh.


DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Cara Berwudhu

Cara Berwudhu

Orang yang hendak mengerjakan sholat wajib berwudhlu lebih dahulu, karena wudhlu menjadi syarat sahnya sholat.
Sebelum berwudhlu kita harus membersihkan dahulu najis-najis yang ada pada badan, kalau memang ada najis

Cara mengerjakan berwudhu ialah:
1) Membaca "Bismillahirrahmanirrahim", sambil mencuci kedua belah tangan sampai pergelangan tangan dengan bersih.
cara berwudhu yang benar
2) Selesai membersihkan tangan terus berkumur-kumur tiga kali, sambil mem¬bersihkan gigi.
cara berwudhu yang benar 1
3) Selesai berkumur terus mencuci lubang hidung tiga kali.
cara berwudhu yang benar 3
4) Selesai mencuci lubang hidung terus mencuci muka tiga kali, mulai dari tempat tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu, dan dari telinga kanan ke telinga kiri, sambil niat wudhu sebagai berikut:

bacaan niat wudhu
Nawaitul-wudhuu'a iiraf il-hadatsii-ashgari fardhal lillaahi ta’alaa.
"Aku niat benwudhu untuk menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah Ta'ala".
cara berwudhu yang benar 4
5) Selesai membasuh muka (mencuci muka), latu membasuh (mencuci) kedua belah tangan hingga siku-siku tiga kali.
cara berwudhu yang benar 5
6) Selesai mencuci kedua belah tangan, terus mengusap sebagian rambut kepala tiga kali.
cara berwudhu yang benar 6
7) Selesai mengusap sebagian rambut kepala, terus mengusap kedua belah telinga riga kali.
cara berwudhu yang benar 7
8) Dan yang terakhir membasuh kedua belah kaki sampai mata kaki tiga ka1i.
cara berwudhu yang benar 8
Keterangan:
Dalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan tersebut di atas, wajib dikerjakan dengan berturut-turut, artinya rukun-rukun yang harus dahulu didahulukan dan rukun-rukun yang harus akhir diakhirkan.

DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

BERWUDHU

1. Pengertian Wudhlu
Wudhu menurut bahasa artinya bersih dan indah, sedang menurut syara' ariinya membersihkan anggota wudhu untuk menghilangkan hadats kecil.
Orang yang hendak melaksanakan sholat, wajib lebih dahulu ber¬wudhu, karena wudhu adalah menjadi syarat sahnya sholat:
pengertian wudhu

2. Fardhu Wudhu
Adapun Fardhunya wudhlu ada enam macam:
1) Niat
Hendaknya berniat (menyengaja) menghilangkan hadats atau me¬nyengaja berwudlhu ketika rnembasuh muka:
Lafal niat wudhlu:

Nawaitul-wudhuu'a iiraf il-hadatsii-ashgari fardhal lillaahi ta’alaa.
"Aku niat benwudhu untuk menghilangkan hadats kecil, fardhu karena Allah Ta'ala.

b. Membasuh wajah
Membasuh seluruh muka (mulai dari tumbuhnya rambut kepala bagian atas hingga bawah dagu, dan dari telinga kanan hingga telinga kiri).
c. Membasuh kedua tangan sampai siku-siku.
d. Mengusap sebagian rambut atau kulit kepala.
e. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki,
f.. Tertib (berurutan), artinya mendahulukan rukun yang harus dahulu, dan mengakhirkan rukun yang harus diakhirkan.

3. Syarat-syarat Wudhu
Syarat-syarat wudhu:
a. Islam
b. Tamyiz, yakni dapat membedakan baik buruknya sesuatu pekerjaan.
c. Tidak berhadats besar
d. Dengan air suci lagi menyucikan
e. Tidak ada sesuatu yang menghalangi air, sampai ke anggota wudhlu. Misalnya getah, cat dan sebagainya.
f. Mengetahui mana yang wajib (fardhu) dan mana yang sunah.
4. Sunah-sunah Wudhu
Sunah wudhu banyak sekali, di antaranya:
a. Bersiwak
b. Membaca basmaIah (Bism.ittaahir-rahmaanir-rahiim) ketika hendak berwudhu.
e. Membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan
d. Berkumur-kumur.
e. Membasuh lubang hidung sebelum berniat.
f. Menyapu seluruh rambut kepala dengan air.
g. Mendahulukan anggota yang kanan daripada kiri.
f. Menyapu kedua telinga luar dan dalam.
i. Menigakalikan membasuh.
j. Menyela-nyela jari-jari tangan dan kaki,
k. Membaca doa sesudah wudhu.

5. Yang Membatalkan Wudhlu
Yang membatalkan wudhu ada empat macam:
1) Keluar sesuatu dari qubul dan dubur.
Misalnya buang air kecil maupun besar, atan keluar, angin,dan sebagainya:
2) Hilang akat sebab gila, pingsan, mabuk dan tidur nyenyak.
3) Bersentuhan antara kulit laki-laki dan perempuan yang sama-sama dewasa, keduanya bukan muhrim dengan tidak ada penghalang antara kedua kulit tersebut, (muhrim artinya keluarga yang tidak boleh nikah).
4) Memegang atau menyentuh kemaluan (qubul dan dubur) dengan telapak tangan atau dengan bagian dalam jari jari yang tidak me¬makai tutup (walaupun kemaluannya sendiri).

DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Adab Buang Air

Adab Buang Air
Adab Buang Air
a. Jangan di tempat yang terbuka.
b. Jangan ditempat yang dapat mengganggu orang lain.
c. Jangan bercakap-cakap kecuali keadaan memaksa:
d. Kalau terpaksa buang air di tempat terbuka, hendaknya jangan menghadap kiblat.
e. Tangan membawa dan membaca kalimat Al-Qur'an.

DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Cara Menghilangkan Najis

Cara Menghilangkan Najis

1) Najis mughattazhah (berat)
Apabila sesuatu yang terkena najis mughallazhah, seperti jilatan atau kotoran anjing dan babi, cara mensucikannya adalah harus dengan menghilangkan benda najisnya terlebih dahulu lalu membasuhnya dengan air 7 kali basuhan dan satah satu basuhannya harus dicampur dengan tanah yang suci.
2) Najis mukhaffafah (ringan)
Apabila sesuatu yang terkena najis mukhaffafah, cara menyucikannya ada¬lah cuk-up memercikkan air pada tempat najis itu.

3) Najis mutawassithah (sedang)
Apabila sesuatu yang terkena Najis mutawassithah (sedang) dapat suci dengan cara membasuh sekali, asal sifat-sifat najisnya (warna, bau dan rasanya) itu hilang. Adapun dibasuh tiga kali basuhan atau siraman itu lebih baik. Jika najis hukmiyah cara menghilangkannya cukup dengan mengalirkan air saja pada najis tadi.

Najis Yang Dimaafkan (Ma’fu)

Najis yang dimaafkan
artinya tak usah dibasuh/dicuci.
Misalnya najis bangkai hewan yang tidak mengalir darahnya, darah atau nanah yang sedikit, debu dan air lorong-lorong yang memercik sedikit yang sakar menghindarkannya.

Adapun tikus atau cicak yang jatuh ke dalam minyak atau makanan yang beku, dan ia mati di dalamnya, maka minyak atau makanan yang terkena saja yang, wajib dibuang, sedangkan yang lain bo1eh dipakai kembali. Bila minyak atau makanan yang dihinggapinya itu cair, maka semua makanan atau minyak itu hukumnya najis, karena yang demikian itu tidak dapat dibedakan mana yang kena najis dan mana yang tidak.

Cara Menghilangkan Najis

Istinja
Segala-yang keluar dari qubul dan dubur seperti kencing dan berak, wajib disucikan dengan air hingga bersih.

DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

Macam-Macam Najis

Macam-Macam Najis

Najis ialah suatu benda yang kotor menurut syara’, misalnya:
a. Bangkai, kecuali manusia, ikan dan belalang
b. Darah
c. Nanah
d. Segala sesuatu yang keluar dari kubul dan duhur
e. Anjing dan babi
f. Minuman keras seperti arak dan sebagainya
g. Bagian anggota badan binatang yang terpisah karena dipotong dan sebagainya selagi masih hidup.

1. Pembagian Najis

Najis itu dapat dibagi 3 bagian:
1) Najis mughattazhah (berat)
ialah najis anjing dan babi serta seluruh keturunannya:
2) Najis mukhaffafah (ringan)
ialah air kencing bayi laki-laki yang belum berumur 2 tahun dan belum pernah makan sesuatu kecuali air susu ibunya.
3) Najis mutawassithah (sedang)
ialah semua najis selain dari najis mughattazhah dan mukhaffafah, seperti segata sesuatu yang keluar dari qubul dan dubur manusia dan binatang (kotoran) kecuali air mani, benda cair yang memabukkan, susu hewan yang tidak halal dimakan, nanah, darah, bangkai termasuk juga tulang dan bulunya kecuali bangkai manusia, ikan dan belalang.
Macam-Macam Najis
Najis mutawass'ithah dibagi menjadi dua:
1) Najis Ainiyah
Najis Ainiyah ialah najis yang berwujud (memiliki warna, aroma dan rasa).
2) Najis hukmiyah
Najis hukmiyah ialah najis yang tidak memiliki warna, aroma, dan rasa (tinggal hukumnya saja), seperti bekas kencing, arak yang sudah kering dan sebagainya.

DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

THAHARAH (BERSUCI)

A. ARTI THAHARAH
Thaharah artinya bersuci.
Thaharah menurut syara' ialah bersuci dari hadats dan najis.
Bersuci ada dua bagian:
1. Bersuci dari hadats
Bersuci dari hadats ialah dengan mengerjakan wudhu, mandi dan tayamum.
2. Bersuci dari najis
Bersuci dari najis ialah menghilangkan najis yang ada di badan, tempat dan pakaian.
1. Macam-macam Air
Air yang dapat dipakai bersuci ialah air yang bersih (suci dan menyucikan) yaitu air yang turun dari langit atau keluar dari bumi yang belum dipakai untuk bersuci.
Air yang suci dan menyucikan ialah:
 Air hujan
 Air sumur
 Air laut
 Air Sungai
 Air salju
 Air telaga
 Air embun
Macam-macam Air
Ditinjau dari segi hukumnya, air itu dapat dibagi empat bagian:
- Air suci dan mensucikan yaitu air mutiak artinya air yang masih murni, dapat digunakan untuk bersuci dengan tidak makruh, (air mutlak artinya air yang sewajarnya).
- Air suci dan dapat menyucikan, tetapi makruh digunakan yaitu air musyammas (air yang dipanaskan dengan matahari) di tempat logam yang bukan emas. .
- Air suci tetapi tiduk dapat menyucikan, seperti air musta'mat {air yang telah dipergunakarr bersnci) untuk rnenghilangkan hadats atau najis walaupun tidak berubah wacna, bau atau rasanya.
- Air mutanajis
Yaitu air yang kena najis (kemasukan najis); sedang jumlahnya kurang dari dua kulah, maka air yang semacatn ini tidak suci dan tidak dapat menyucikan. Jika lebih dari ciua kulah dan tidak berubah . sifatnya, maka sah untuk bersuci.
Duo kulah sama dengan 217 liter, jika berbentuk bak, maka besarnya = panjang 62,4 cm; besar 62,4 cm dan datam/tinggi 62,4 cm atau melebihinya.

PERINGATAN…!!!
ADA SATU MACAM AIR LAGI IALAH SUCI DAN MENSUCIKAN TETAPI HARAM MEMAKAINYA, YAITU AIR YANG DIPEROLEH DARI GHASHAB/MENCURI, MENGAMBIL TANPA IZIN

DAFTAR PUSTAKA
Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang

RUKUN ISLAM

Rukun Islam ada lima yaitu:
1. Mengucapkan dua kalimat syahadat; artinya mengaku tidak ada Tuhan yang wajib disembah, melainkan Allah, dan mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW: adalah utusan Allah.
2. Mengerjakan sholat lima waktu, sehari semalam.
3. Mengeluarkan zakat.
4. Berpuasa dalam bulan Ramadhan.
5. Menunaikan ibadah haji bagi yang mampu.
RUKUN ISLAM
1) Dua Kalimat Syahadat
Dua kalimat syahadat ialah: "Dua perkataan pengakuan yang di¬ucapkan dengan lisan dan dibenarkan oleh hati untuk menjadikan diri orang Islam. .

Lafal kalimat syahadat ialah:
"Asyhadu an laa ilaaha iilallaah, wa asyhadu anna Mu¬hammadar rasuulullaah."
Artinya : Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Jika seorang yang bukan,Islam membaca dua kalimah syahadat dengan sungguh-sungguh, yakni membenarkan dengan hati apa yang ia ucapkan, serta mengerti apa yang diucapkan, maka masuklah ia ke dalann agama Islam, dan wajiblah ia mengerjakan rukun yang lima.


Dua kalimat syahadat masing-masing ialah;

1. Syahadat Tauhid = artinya menyaksikan ke-Esaan Allah.
2. Syahadat Rasul = artinya menyaksikan dan mengakui kerasulan Nabi Muhammad saw.
Bagi orang yang akan memasuki agama Islam, dua kalimah syahadat ini harus diucapkan bersama-sama (berturut-turut) tidak boleh dipisah-pisahkan.


2) Keterangan
Orang-orang yang hendak menjadi muslim/mukmin, mula pertama ia harus rnengucapkan dua kalimat syahadat dengan faham maknanya. Orang yang tidak dapat mengucapkan dengan lisan karena bisu atau uzur lainnya, atau karena ajal telah mendahuluinya padahal hatinya sudah beriman, mereka itu mukmin di hadapan Allah dan akan selamat kelak di hari kemudian. Tetapi orang yang tidak mau mengucapkannya, maka mereka tetap dihukum kafir.
Adapun arti Islam ialah tunduk rnenyerahkau diri kepada Allah dengan ikhlas.

Iman dan Islam satu sama lain tidak dapat dipisah-pisahkan dan sukar pula untuk dibedakan, karena seseorang tidak dapat dikatakan mukmin jika tidak menyerahkan diri dan menjunjung tinggi apa yang telah disampaikan aleh Rasulullah saw., begitu juga ia tidak akan menyerahkan diri dan menjunjung tinggi jika ia tidak beriman. Karena itu setiap mukmin tentu muslim dan setiap muslim tentu mukmin.
Agar lebih jelas tentang arti iman dan Islam, maka dapat disimpul¬kan sebagai berikut:
"Mengikrarkan dengan lidah tentang adanya Allah, dan hatinya membenarkan apa yang diikrarkan oleh lidah, kemudian anggotanya melak¬sanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya."

Drs. Moh. Rifa’i. 2014. Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. PT. Karya Toha Putra. Semarang