http://www.bacaansholatlengkap.com/

December 2015

Puasa Ramadlan dimulai dengan salah satu sebab sebagai berikut
1. Melihat bulan Rarnadlan setelah terbenam matahari pada tanggal duapuluh sembilan (akhir) Sya'ban.
2. Penetapan Hakim Syar'i akan awal bulan Ramadlan berdasarkan keterangan saksi, sekurang-kurangnya se-orang laki-laki, bahwa ia melihat bulan.
3. Penetapan awal bulan Ramadlan dengan perhitungan ahli hisab-(perhitungan) ; a. Apabila bulan tidak terlihat, maka bulan Sya'ban disempurnakan 30 hari. ; b. Keterangan orang yang dapat dipercaya kebenarannya oleh penerima berita, bahwa ia melihat bulan Ramadlan walaupun ia perempuan, orang fasik atau anak-anak.
4. Dengan hisab sebagaimana hrman Allah swt. :

MEMULAI PUASA BULAN RAMADLAN
Artinya : "Allah yang telah menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya serta diaturnya tempat perjalanan, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan hitung¬an (hisabnya). Tuhan tidak menjadikan semuanya itu kecuali dengan pasti. Tuhan menerangkan segalanya (tandaan) dengan ayat-ayat-Nya bagi semua orang yang berpengetahuan.
(S. Yunus, ayat 5)
Sabda Rasulullah saw. :
MEMULAI PUASA BULAN RAMADLAN
Artinya:
Dari 'Umar ra., Rasulullah saw. bersabda : "Apabila kamu melihat bulan Ramadlan, hendaklah berpuasa, dan apabila kamu lihat bulan Syawal hendaklah kamu berbuka. Maka jika tidak tampak olehmu, maka hen-daklah kamu perhitungkanlah jumlahnya hari dalam satu bulan".
(HR. Bukhari, Muslim, Nasa'i dan Ibnu Majah).
MEMULAI PUASA BULAN RAMADLAN
Artinya :
Dari Ibnu 'Umar ra. is berkata : "Orang-orang meperhatikan terbitnya hilal (awal bulan), lalu saya beri-tahukan, kepada Nabi saw., bahwa saya melihatnya, maka beliau berpuasa dan menyuruh orang-orang berpuasa".
(HR. Abu Dawud, dan disahkan oleh Hakim dan Ibnu Hibban)
Artinya:
Dari Ibnu 'Abbas ra. : Bahwasanya seorang Arab gunung datang kepada Nabi saw. lalu is berkata "Saya telah melihat hilal", lalu sabda Nabi : "Apakah engkau bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Al¬lah ?". Ia menjawab : "Ya", beliau bersabda lagi : "Apakah engkau bersaksi bahwa Muhammad saw. itu utusan Allah ?", dijawabnya : "Ya", lalu beliau bersabda : "Beritahukanlah kepada orang-orang hai Bilal, supaya mereka berpuasa besok".
(H.R. Imam yang Lima dan disahkan oleh Ibnu Khuzai-mah dan Ibnu Hibban, dan Nasa'i mentarjih mursalnya)

PUASA [SHIYAM]
1. PENGERTIAN SHIYAM


Menurut bahasa Shiyam/puasa berarti "menahan
diri".
Menurut syara' ialah : "menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya dari mulai terbit fajar hingga terbenam matahari, karena perintah Allah semata mata, dengan disertai niat dan syarat-syarat tertentu.
Puasa Ramadlan adalah salah satu sendi ibadat yang dilakukan pada bulan Ramadlan, selama satu bulan (29 atau 30) hari.
Ketentuan yang mewajibkan puasa ini ialah finnan Allah swt. :
pengertian puasa

Artinya
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertagwa.
(Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka jika diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu is berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat men jalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fid-yah, (yaitu) : memberi makan seorang miskin. Ma- ka barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerja- kari kebajikan maka itulah yang lebih baik baginya dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengeta¬hui.

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ra¬madlan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permu¬laan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa diantara kamu hadir (di negeri tempat tmggalnya) di bulan itu, maka hendaklah is berpuasa la berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), sebanyak hari yang ditnggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki lcelonggaran bagimu, dan ti¬dak menghendaki kesempitan ,bagimu. Dan hendak-¬lah kamu mencukupkan bilangannya , dan hendklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur
(B.Al-Bagarah, ayat 183-184-185)

Di dalam hadits juga dijelaskan tentang kewajiban puasa ini sebagaimana sabda Nabi saw. :

Islam ditegakkan atas 5 dasar :
1. Bersaksi bahwa tiada Tuhan (yang patut disembah) melainkan Allah dan Muhammad saw. utusan-Nya.
2. Mengerjakan shalat.
3. Mengeluarkan zakat.
4. Mengerjakan haji.
5. Berpuasa pada bulan Ramadlan.
(HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad)
Dan dari Abi Hurairah ra. Berkata Rasulullah saw" bersabda : "Allah telah berfirman : Semua amal kela¬kuan anak Adam dapat dicampuri kepentingan hawa nafsu, kecuali puasa, maka itu melulu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Dan puasa itu sebagai perisai, maka jika seorang sedang berpuasa, janganlah berkata keji atau ribut-ribut, dan kalau se¬orang mencaci maki padanya, atau mengajak berke lahi maka hendaknya dikatakan padanya : Aku ber¬puasa. Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa bagi Allah lebih harum dari bau misik (kasturi). Dan untuk orang puasa dua kali masa gembira, yaitu ketika akan berbuka puasa, dan ketika ia menghadap Tuhan akan gembira benar, menerima pa,hala puasanya.
(HR. Bukhari dan Muslim)

Posting berikut ini adalah bacaan doa qunut dan artinya disertai dengan arab dan latin.
Bacaan doa qunut dan artinya

Bacaan doa qunut dalam rumi
Allaahummandinii fit man hadaiit, wa `aafinii fit man `aafaiit. wa tawallanii fit man tawallaiit, wa baarik lit fiimaa a`thaiit. Wa qinii birahmatika syarra maa qadhaiit. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa 'alaiik. Wa innahuu Iaa yadzillu man waalaiit. Wa Iaa ya`izzu man aadaiit. Tabaarakta rabbanaa wa ta'aalafit. Fa lakal-hamdu `alaa maa qadhaiit astaghfiruka wa atuubu ilaiik. Wa shallallaahu `alaa sayyidinaa Muham¬metdinin-nabivyil-ummiyyi wa `alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.

Artinya:
"Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan pelihara¬lah aku dengan rahmat-Mu dart kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesitn,ggithnya Engkaulah yang menetapkan dan tidak ada yang dapat menetapkan alas Engkau. Sesungguhnya tidak akan hina orang-orang yang telah Engkau kasihi. Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Mahaberkahlah Engkau wahai Tuhan kami dan Mahaluhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu alas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan kembali (tobat) kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam alas Nabi Muhammad beserta keluarganya dan sahabatnya."

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.